Setiap jaringan pada sebuah personal komputer pasti memiliki sebuah filtering data di saat menggunakan Internet. Bagaimana maksudnya? Jadi ketika seseorang yang terhubung oleh jaringan internet, maka komputer yang kita gunakan menggunakan sebuah perangkat filtering data yang dinamakan Firewall atau Dinding Api.

Lalu, apa kegunaan dari dinding api ini sehingga sangat dibutuhkan para user interface dalam mengoperasikan komputer terlebih saat sedang terhubung dengan internet. Sebelum kita membahas lebih dalam, kita akan mengingat masalah-masalah yang terjadi pada komputer saat terhubung dengan jaringan internet. Sebut saja dengan virus atau malware. Malware ini bisa masuk ke dalam jaringan komputer melalui pertukaran paket data yang masuk ke dalam kompter kita.

Jika dalam sebuah pengaturan komputer, paling tepatnya pada pengaturan jaringan di kontrol panel sebuah dinding api “off” atau mati, maka yang terjadi adalah masuknya paket data dari jaringan internet ke dalam jaringan komputer kita secara bebas. Untuk opsi pengaturan bisa dilihat pada gambar di bawah ini

Screenshot_10

Kemudian, bagaimana proses malware yang masuk ke dalam sebuah jaringn komputer kita sehingga bisa menyebabkan data pada komputer kita rusak dan terjadi penggandaan file data yang akhirnya disebut dengan virus komputer.

Pada awalnya, jika berjalan sesuai dengan fungsinya, Dinding Api akan diibaratkan sebuah saringan air yang memisahkan antara air keruh dengan air yang jernih. Ketika seseorang sedang terhubung dengan jaringan internet, maka akan banyak sekali situs yang beredar di dunia maya, yakni yang berkategorikan situs positif dan negatif. Rata-rata orang awam pastinya akan mencoba-coba membuak berbagai hal situs internet dengan transfer data yang isinya entah berupa clear data atau pun terdapat malware di dalamnya. Oleh karena itu, dengan aktifkan nya dinding api ini, seseorang yang membuka situs berbahaya yang mungkin di dalamnya terdapat data sifatnya membahayakan sistem kerja komputer menjadi tidak bisa untuk dibuka dan akhirnya akan dialihkan ke halaman lain.

Lalu di dalam Firewall ini terdapat 3 komponen yang harus kita ketahui yaitu,

1.   Foward

Komponen ini digunakan untuk memproses paket data yang melewati router. Dan pada intinya fungsi dari sebuah foward ini adalah untuk mengatur traffic PC browsing, sehingga lebih menjamin sistem kerja komputer.

2.   Input

Hampir sama dengan Foward, yaitu untuk memproses paket data yang masuk dan melewati sebuah router interface dan memiliki tujuan IP Address berupa ip, yang terdapat pada sebuah router.

3.   Output

Output ini kebalikan dari Input yaitu memproses paket data yang keluar dari router yang akhirnya akan masuk ke dalam jaringan komputer dengan membawa segenap informasi.

Dari beberapa bagian yang termasuk sebagai Rule Filter sebuah dinding api bisa disimpulkan bahwa perangkat ini digunakan sebagai pengaman jaringan agar kinerja komputer tetap optimal. Demikian Informasi yang dapat saya sampaikan mengenai manfaat dari Dinding Api atau Firewall. Semoga bisa menambah wawasan Anda, dan bisa menjadi sebuah referensi dalam mengembangkan sebuah jaringan internet. Salam Sukses.

Manfaat Dari Firewall atau Dinding Api Pada Sebuah Jaringan Internet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *